Jika Anda ingin melihat berbagai peninggalan zaman dahulu dari Indonesia sebagai bagian dari sejarah peradaban Indonesia, maka Malang merupakan salah satu destinasi yang tepat.
Selain terkenal dengan daerah nya yang merupakan hasil peninggalan kerajaan Singasari, daerah Singasari yang berada di Kabupaten Malang ini juga memiliki destinasi wisata.
Candi Sumberawan merupakan salah satu bagian dari bukti adanya sejarah Indonesia. Bagaimana sejarah candi sumberawan sampai pada spesifik lokasi candi sumberawan akan kita bahas pada kesempatan kali ini!
Sejarah Candi Sumberawan
Candi ini juga dapat disebut dengan Stupa Sumberawan. Stupa Sumberawan pertama kali ditemukan pada tahun 1904. Pada zaman Hindia Belanda pada tahun 1937 diadakan pemugaran pada bagian kaki candi, sedangkan sisanya direkonstruksi secara darurat.
Para ahli purbakala memperkirakan Stupa Sumberawan dulunya bernama Kasurangganan, sebuah nama yang terkenal dalam kitab Negarakertagama.
Tempat tersebut telah dikunjungi Hayam Wuruk pada tahun 1359 masehi, sewaktu ia mengadakan perjalanan keliling. Dari bentuk-bentuk yang tertulis pada bagian batur dan dagoba (stupanya) dapat diperkirakan bahwa bangunan Stupa Sumberawan didirikan sekitar abad 14 sampai 15 masehi yaitu pada periode Majapahit.
Walaupun candi sumberawan berlokasi di daerah Singasari, tetapi candi sumberawan merupakan bukti hasil dari peninggalan kerajaan Majapahit. Lokasi Candi sumberawan dahulu merupakan tempat kerajaan Singasari didirikan.
Pada zaman kerajaan Singasari, Candi sumberawan disebut dengan Kasurangganan. Ini memiliki makna yaitu “taman.” Lingkungan sekitar Kasurangganan yang berupa taman menjadikan nama tersebut menjadi sebutan taman.
Pada zaman kerajaan majapahit pun, biasanya digunakan sebagai tempat persinggahan mengingat tempat nya yang nyaman dan langsung dengan alam. Tidak hanya itu,Stupa sumberawan juga biasanya menjadi tempat para raja melakukan ibadah.
Maka dari itu, candi sumberawan masih dimanfaatkan sebagai tempat beribadah ketika perayaan Waisak oleh umat Budha. Terlebih ini juga menjadi tempat mengambil air suci atau tirta oleh umat Hindu.
Asal Usul Candi Sumberawan
Asal usul Stupa Sumberawan sebenarnya sudah terdapat pada sekitar abad ke-14 M dimana berarti ini sudah ada ketika masa kejayaan Hayam Wuruk.
Menurut tulisan Mpu Prapanca pada karya nya berjudul Kakawin Negarakertagama, Raja Hayam wuruk sudah pernah mengunjungi Candi Sumberawan.
Terdapat ungkapan para ahli purbakala dimana melakukan riset pada Stupa Sumberawan dimana memiliki asal usul dari kitab Negarakertagama.
Ini sudah pernah dikunjungi oleh hayam Wuruk, ketika sekitar tahun 1359 masehi
Lokasi Candi Sumberawan
Jika Anda ingin berkunjung ke Stupa Sumberawan, lokasi nya akan sangat mudah ditemukan karena merupakan daerah terkenal dengan wisatawan di kalangan warga sekitar.
Terdapat di Kabupaten Malang tepatnya di daerah singosari, Anda dapat langsung mendapati Stupa Sumberawan berada. Lokasi nya tidak jauh dari Pasar Singosari atau sekitaran enam kilometer dari pasar tersebut.
Tidak perlu khawatir, karena lokasi nya dapat dijangkau oleh berbagai kendaraan seperti motor hingga mobil pribadi Anda.
Untuk lokasi tepatnya berada di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Fungsi Candi Sumberawan
1. Tujuan Wisata
Karena tempatnya yang asli dengan kekayaan sejarah Indonesia, tempat ini sangat bagus jika dijadikan spot foto-foto yang Instagramable.
Biasanya Candi Sumberawan menjadi salah satu destinasi yang cocok bagi seluruh kalangan. Mulai dari kalangan remaja sampai orang tua. Tidak jarang candi ini menjadi destinasi jalan-jalan bersama keluarga dan para kerabat bersama.
2. Tempat Ibadah
Jika pada zaman dahulu menjadi destinasi para Raja melakukan ibadah, terutama bagi umat Buddha, maka aktivitas ini masih dilakukan di daerah Candi. Tidak hanya umat Budha tetapi umat Hindu juga melakukan ibadah ke tempat Candi tersebut.
3. Sumber Air Suci
Terdapat sumber air yang dipercaya sebagai air suci. Banyak orang Indonesia yang berkunjung ke Candi dengan niat untuk beribadah ketika perayaan Waisak.
4. Pemandian Sumber Air
Karena adanya pancoran dari candi sumberawan ini, banyak warga sekitar yang memanfaatkan air nya. Menurut beberapa peneliti sumber air ini merupakan salah satu air sakral dimana memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan. Karna khasiat nya, air dari candi sumberawan dapat langsung diminum tanpa perlu direbus.
Bentuk Bangunan Candi Sumberawan

Panjang Stupa Sumberawan yaitu 6,25m dengan Lebra 6,25m dan tinggi 5,23m.
Candi Sumberawan mempunyai alas yang memiliki bentuk berupa persegi. Alas persegi ini mempunyai ukuran sebesar 6,25 x 6,25 x dengan tinggi nya 5,23 meter.
Stupa Sumberawan terdiri dari tiga bagian yang mana merupakan bagian batur, kaki serta Candi.
Pada bentuk bangunan Stupa Sumberawan di bagian puncak nya terta belum sempurna. Ini terjadi karena belum ada yang bisa menemukan bentuk pas pada bagian puncak nya. Jadi, dapat dibilang bagian puncak nya sudah runtuh.
Pada bagian batur memiliki bentuk denah segi empat dimana terdiri dari dua tingkatan. Tingkatan tersebut yaitu kaki 1 dan kaki 2. Kaki satu di bagian bawah memiliki denah segi empat dengan terdapat profil pelipi di bagian atas dan bawah batur. Lalu pada bagian tengah terdapat bidang panil dimana hanya kosong tanpa adanya relief.
Pada bangunan candi ini tidak terdapat ukiran atau hiasan terlebih tidak ada tangga naik. Pengunjung tidak dapat melihat bagian puncak candi mengingat tidak adanya akses untuk menuju ke bagian atas.
Yang membedakan candi dengan candi umumnya adalah, di dalam candi tidak terdapat ruang untuk menyimpan benda benda suci di dalamnya. Sehingga pengunjung hanya dapat menikmati bagian candi yang dapat diakses saja.
Lalu, pada bidang sisi bagian luar candi, terdapat hiasan panil panil berbentuk segiempat. Panil tersebut memiliki hiasan kelopak bunga dan juga palang yunani. Palang yunani ini memiliki susunan selang-seling.
Terlebih lagi, pada bagian atas hiasan panil serta bagian yunani, terdapat motif flora. Ukuran dari lumpang tersebut pada diameter 101 cm dengan tinggi 46 cm.
Harga Masuk Candi Sumberawan
Untuk dapat masuk ke dalam Candi Sumberawan Anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 5 ribu per-orang nya.
Tiket masuk tersebut dapat dinikmati sepuasnya mulai dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00 sore hari.
Anda dapat masuk dengan biaya segitu mulai dari balita sampai pada orang tua.
Baca juga: Apa itu KEK, Tujuan dan Manfaat adanya Kawasan Ekonomi Khusus
Cara Berkunjung ke Candi Sumberawan
Untuk dapat berkunjung ke tempat ini Anda dapat menggunakan berbagai transportasi pilihan sesuai tingkat kenyamanan Anda.
Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi atau bahkan kendaraan umum. Jika Anda memilih untuk menggunakan kendaraan umum, Anda dapat menggunakan Bis tengan kode bis KS, LA, dan SS. Bis tersebut merupakan bis yang melewati jalur transit dekat dengan Candi Sumberawan.
Jika menggunakan Kendaraan pribadi Anda dapat langsung menuju ke daerah Kabupaten Singosari, tepatnya di Desa Toyomarto.
Jika Anda sudah sampai di Pasar Singosari, lokasi nya hanya 6 meter lurus sampai pada tempat tujuan.
