Mengenal Museum Brawijaya di Malang

Bagikan:
Museum
Baca Blog Lainnya
Produser
Pengertian dan Tugas Seorang Produser dalam Pembuatan film 
Alur cerita
Kenali Apa itu Alur Cerita, Fungsi, Jenis dan Tahapan 
sinematografi
Mengenal Apa Itu Sinematografi dari Segi Teknik, Unsur dan Contoh
Tour Guide
Kenali Apa Itu Tour Guide Beserta Tugas dan Syarat
revolusi industri 4.0
Revolusi Industri 4.0: Pengertian, Dampak, Ciri-ciri, dan Contoh 

Terdapat banyak beberapa tujuan wisata sejarah di daerah Malang. Salah satu daya tarik dari kota Malang adalah tempat nya yang kaya akan tempat wisata dengan sejarah Indonesia nya. 

Tempat wisata di malang dimana tidak hanya terbatas pada keindahan bangunan dan lingkungannya, tetapi terdapat fasilitas yang menyediakan rekreasi dan edukasi bagi para keluarga maupun pelajar. 

Salah satu penyimpanan sejarah Indonesia adalah museum brawijaya. Ini merupakan salah satu tempat dimana banyak wisatawan berkunjung. Sebagai proses belajar dan memahami sejarah Indonesia, kita simak artikel di bawah ini. 

Deskripsi Museum Brawijaya 

Museum Brawijaya adalah tempat yang memiliki sejarah dengan daya tarik bangunan dimana memiliki fungsi baik keindahan dan terapan. 

Museum Brawijaya adalah salah satu tempat yang dapat dikunjungi melalui biro perjalanan. Anda dapat mengunjungi museum ini dengan adanya akses mudah untuk dapat menuju ke tempat tersebut. 

Museum Brawijaya adalah rancangan dari seorang TNI pada tahun 1962, Soerachman. Sebelum akhirnya didukung oleh pemerintah Kota, banyak sejarah yang melatar belakangi bangunan Brawijaya saat ini. 

Kita akan mengenal sejarah museum brawijaya lebih dalam lagi pada tulisan selanjutnya.

Sejarah Museum Brawijaya 

Museum Brawijaya adalah salah satu museum dimana didirikan pada saat Surachman menjabat sebagai pemimpin Pangdam VIII/Brawijaya. Ia baru merealisasikan pembangunan museum itu pada tahun 1967. 

Dengan adanya dukungan dari Pemerintahan Kotamadya malang, Museum Brawijaya didukung demi perluasan tanah dengan 10.500 meter persegi. Museum Brawijaya adalah museum milik pemerintah. 

Dana yang didapat dari pembangunan nya dibantu dengan salah seorang pengusaha yang terdapat di daerah Tretes Pandaan, yakni bernama Ibu Martha. Ibu Martha melakukan usaha nya dalam bidang perhotelan. 

Bentuk bangunan  tempat bersejarah ini dibuat oleh salah satu arsitektur yang berasal dari Kapten CZi IR. Soemadi. 

Hasil dari keputusan akhir pada tanggal 16 April 1968 oleh Pangdam VIII/Brawijaya, bangunan tersebut ditetapkan sebagai museum Brawijaya resmi Kota Malang. 

Pada peresmian Museum, ini ditetapkan oleh Kolonel Pur. Dr. Soewondo, tepatnya pada tanggal 4 Mei 1968. 

Kini Museum tersebut merupakan salah satu bagian dari adanya sejarah Indonesia dan juga salah satu destinasi wisata bagi para pelajar. Ini dilakukan atas dasar mengenang jasa para pahlawan. 

Fungsi Museum Brawijaya 

1. Pendidikan 

Karena adanya sejarah pada bangunan nya, tempat ini biasanya dijadikan sebagai tempat tujuan untuk para pelajar memahami dan terluar langsung mengenai museum ini sendiri. 

Tidak jarang pula tempat ini dijadikan tempat untuk para tour guide yang sedang melakukan studi menjalani pelatihan di sini. Nantinya mereka akan dibimbing menjadi seorang pemandu wisata. 

Dengan adanya wadah bagi para pelajar, sejarah Indonesia akan tetap akan dilestarikan dengan menyalurkan ilmu sejarah kepada para pelajar tersebut. 

2. Rekreasi 

Meningat banguannya yang unik dan kental dengan budaya bangunan khas Indonesia, tempat ini cocok dijadikan rekreasi untuk keluarga dan kerabat Anda. 

Tempat ini juga memiliki daya tarik yang instagramable dimana cocok untuk Anda yang mencari spot foto bagus. 

3. Penelitian ilmiah 

Karena adanya koleksi sejarah dan cerita latar belakang dari museum brawijaya itu sendiri, maka tidak jarang peneliti melakukan riset ilmiah nya di museum ini. 

Harga Tiket Museum Brawijaya 

Gambar menunjukkan Museum Brawijaya
Museum Brawijaya

Ketika Anda mengunjungi Museum Brawijaya, Anda hanya perlu membayar sebesar 5 ribu rupiah. Tiket masuk tersebut merupakan akses masuk dengan sepuasnya tiap satu orang yang berkunjung. 

Hanya saja harga ini dapat berubah tergantung pada kebijakan dari pihak mengelola setempat sesuai dengan pembaruan sistem. 

Jika Anda ingin berkunjung ke Museum Brawijaya, harga tersebut dapat menjadi salah satu persiapan kisaran harga yang akan dikenakan kepada Anda. 

Untuk bisa menggunakan jasa biro perjalanan, harga yang akan dikenakan akan berbeda pula. Terdapat banyak biro perjalanan menuju tempat lokasi yang menyediakan fasilitas termasuk tour guide serta tambahan paket mengunjungi toko toko souvenir yang ada. 

Koleksi Museum Brawijaya 

Ketika Anda mengunjungi Museum Brawijaya terdapat banyak benda benda bersejarah di sekeliling Museum tersebut. Tidak hanya akan berkunjung di bagian dalam museum tetapi bagian halaman, dari mulai depan belakang dan samping nya akan ada banyak yang dapat Anda temukan. 

Ini akan ada di beberapa titik area lingkungan Museum Brawijaya seperti halaman depan, lobi, ruang koleksi I dan II serta bagian perpustakan. 

Pada ruang koleksi I juga terdapat pakaian seragam PETA, HEIHO, dan para pejuang. Terlebih lagi pada ruang itu terdapat burung merpati pos dengan fungsi sebagai kurir untuk di daerah Komando Ronggolawe, Lamongan atau Bojonegoro. Ini berkisar pada tahun 1946. 

Pada area halaman di bagian depan, terdapat koleksi tank milik tentara jepang dimana ini digunakan pada tanggal 10 November demi kebutuhan perang. 

Selain itu juga terdapat kendaraan para tentara jepang seperti kendaraan amfibi hingga senjata untuk pasukan udara. Senjata dan kendaraan ini disusun berjajar di bagian halaman. 

Pada area lobi juga terdapat relief dan lambang-lambang Kodam TNI AD yang berasal dari seluruh Indonesia. Pada bagian ruang Koleksi I, nantinya Anda akan melihat berbagai barang dari tahun 1945 sampai tahun 1949.

Kemudian, pada ruang I, terdapat pula peta perang kemerdekaan I pada tahun 21 Juli 1947 serta peta Perang Kemerdekaan II pada tanggal 19 Desember 1948. 

Anda juga dapat melihat senjata hasil rampasan serta alat perhubungan atau radio dimana sudah pernah dipakai oleh Denhub Brawijaya pada tahun 1945-1946. Ini berarti ada masa nya pun sudah ada benda benda yang dipakai pada zaman sekarang di zaman perang dahulu. Hanya saja yang membedakan adalah jenis kecanggihan dan cara menggunakannya. 

Kemudian, pada bagian Ruang Koleksi II juga terdapat koleksi dimana tersimpan barang yang merupakan koleksi dari tahun 1950 sampai pada tahun 1976. Koleksi-koleksi tersebut mencakup kendaraan perang, foto, dokumen serta senjata. 

Pada koleksi nya juga terdapat patung Jendral Sudirman. Fungsi dari patung ini dengan tujuan mengabadikan dan mengenang jasa para panglima besar dari Jendral Sudirman.

Koleksi yang tidak kalah menjadi pusat perhatian adalah tank Amfibi dimana dulunya Belanda menggunakan senjata ini untuk menduduki Kota Malang pada masa perang Kemerdekaan I. 

Alamat Museum Brawijaya 

Museum Brawijaya berada di daerah Kota Malang. Jika kalian mengunjungi Museum ini, tidak jauh dari tempat wisata utama Kota Malang, yaitu Alun-alun Kota Malang. 

Lokasi Museum ini yang terdapat tepat di pusat Kota, memudahkan Anda mencari lokasi nya. 

Lokasi Museum Brawijaya terdapat di Jl. Ijen No.25 A, Gading Kasri, Kec. Klojen, kota Malang. 

Baca juga: Apa itu KEK, Tujuan dan Manfaat adamya Kawasan KEK

Kesimpulan 

Museum brawijaya adalah salah satu tempat bersejarah Indonesia yang memiliki fokus pada benda benda sejarah penggunaan tentara pada masa Jepang. 

Dengan adanya museum ini, masyarakat Indonesia akan mulai mendalami bagian dari sejarah Indonesia. Anda juga dapat menelusuri tempat ini dengan mudah mengingat tempatnya yang berada di pusat Kota Malang.