NEWS & UPDATES

KEK Singosari Akan Tonjolkan Sosiokultural

JawaPos.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, akan menonjolkan unsur sosiokultural. Sebab, kawasan tersebut memiliki magnet sejarah besar berupa Candi Singosari.

Kini, rencana pembentukan KEK pariwisata di Singosari pun terus dimatangkan. Jumat (3/11) besok, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama pengelola dan pemilik kawasan, David Santoso, akan menemui Gubernur Jawa Timur Soekarwo untuk melakukan pembahasan mengenai persiapan.

Secara teknis, untuk mendapatkan izin dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian harus mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Jatim terlebih dahulu.

"Teknisnya, saya mengajukan surat ke Bupati (Bupati Malang Rendra Kresna). Kemudian Bupati melakukan kajian dan setelah selesai baru melanjutkan ke Gubernur. Hanya Gubernur yang bisa bersurat ke Kemenko," kata saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan KH Agus Salim, Kota Malang, Kamis (2/11).

Saat ini kesiapan untuk persyaratan sudah mencapai 70 persen. Persyaratan ini mencakup legalitas, kesesuaian dengan gaya ruang, kebijakan daerah, dan infrastruktur.

Menurut David, ada kunci 3A untuk mengembangkan KEK, yakni akses, atraksi, dan amenitas. Untuk akses dan atraksi atau hal yang akan disuguhkan, Singosari sudah dibilang mumpuni. Akses menuju bandara, baik Juanda atau Abdulrachman Saleh juga bisa ditempuh dengan mudah.

Sementara untuk atraksi, Candi Singosari memiliki magnet untuk sosiokultural yang tinggi. Tinggal amenitas atau fasilitas penunjang yang harus dikembangkan dan dibangun. Misalnya hotel, restoran, perbankan, agen perjalanan, dan semua hal yang berkaitan dengan wisata. "Misal restoran, karena KEK ini dibidik untuk mendongkrak kunjungan wisata mancanegara. Jadi disesuaikan dengan selera mereka. Chinese, western, atau lainnya," tegasnya.

Beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk konsep KEK mencakup sharingpembangunan infrastruktur antara pemerintah daerah dan pusat. Dampak ekonomi ragional hingga nasional juga menjadi pertimbangan.

Adapun pertimbangan KEK pariwisata ditempatkan di Singosari, karena akses untuk Bromo, Tengger, dan Semeru cukup dekat. Pemerintah pusat menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara berjumlah 10 hingga 20 juta secara nasional. Sementara itu, Bromo, Tengger, dan Semeru ditargetkan mampu menarik 1 juta wisatawan mancanegara. "KEK sebenarnya memenuhi program kementerian. Bromo, Tengger, dan Semeru ditargetkan 1 juta. Sekarang sekitar 300.000 wisatawan mancanegara," paparnya.

Lebih lanjut, David menambahkan, setidaknya butuh Rp 10 triliun untuk membangun dan mengembangkan lahan seluas lebih dari 200 hektare sebagai KEK pariwisata. Dana ini akan dikucurkan dalam tiga tahap pencairan. "Tahap awal sekitar Rp 1,5 triliun. Diharapkan, tahun depan sudah mulai realisasi untuk pembangunan," pungkas David.

Artikel asli

11 February 2018

Feb

11

2018

KEK Singosari Diperkirakan Tarik Investasi Rp30 Triliun

Bisnis.com, MALANG—Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari, Kab. Malang, Jawa Timur, diperkirakan akan menyerap investasi Rp30 triliun jika telah ditetapkan Presiden dan beroperasi.

Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama, pengembang Singhasari Residence sekaligus pengusul KEK Pariwisata Singosari, David Santoso, mengatakan usulan untuk menjadikan kawasan di dae. . . .

read more

Feb

11

2018

KABUPATEN MALANG LIMA TAHUN MENDATANG. SEPERTI APA?

RADARMALANG - Kabupaten Malang salah satu daerah yang mendapat rezeki nomplok pada 2017 ini. Sebab, dipercaya Kementerian Pariwisata RI sebagai lokasi pengembangan wisata nasional. Kawasan ini nantinya dikelola Badan Otorita Pariwisata (BOP), lembaga yang dipercaya Kemenpar RI.

Untuk Kabupaten Malang, lokasi pengembangan wisata oleh BOP dipusatkan di Desa Wonosari, Ke. . . .

read more

Feb

11

2018

Minta Dukungan, Bupati Rendra Kresna Presentasikan KEK Singosari di Hadapan Gubernur

MALANGTIMES - Proses pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari yang sejak beberapa bulan lalu terus digodok oleh berbagai pemangku kepentingan, kini telah sampai pada tahap penyampaian kepada Gubernur Jawa Timur (Jatim).

Melalui presentasi yang langsung disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Malang kepada Gubernur Jatim, KEK Singosari yang tinggal menunggu. . . .

read more