Siapa di masa kini yang tidak menyukai game? Pasti anda pun juga menyukainya bukan? Ini menjadi sebuah hal yang tak boleh ketinggalan di perangkat gadget. Terlebih lagi, ini juga menjadi sebuah hiburan bahkan menjadi kegemaran setiap orang. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, mereka bermain di gadget mereka.
Bahkan karena perkembangan teknologi semakin pesat, kini memunculkan banyaknya gamers yang merupakan seorang pemain handal mendalami satu hingga beberapa permainan sekaligus. Mereka juga akan berkompetisi untuk merebutkan piala yang kini banyak diselenggarakan oleh perlombaan kelas nasional maupun internasional. Lalu bagaimana sih awal mula kemunculan permainan ini hingga berkembang pesat seperti saat ini? Simak artikel berikut ini.
Apa Itu Game?
Game adalah sebuah permainan berbasis perangkat yang dapat diakses secara online maupun offline dan dimainkan dengan tujuan ada pemenang dan pihak yang kalah.
Game adalah suatu cara belajar dengan menganalisa dengan sekelompok pemain maupun individual dengan menggunakan strategi-strategi yang rasional. Dalam memainkannya pastinya diperlukan sebuah strategi dimana harus disusun secara baik dengan tujuan untuk memenangkan permainan tersebut.
Dalam metodenya, terdapat beberapa peraturan sebagai peraturan untuk bersaing dari lawan main. Dalam mengikuti permainan, pemain biasanya menyusun dan membangun strategi untuk memaksimalkan perlawanan dan mencapai tujuan untuk menang. Peraturan yang terdapat dalam permainan menentukan tindakan pemain sebagai bentuk jalannya game dan menentukan akhir dari hasilnya tersebut.
Kini dibuat menggunakan media elektronik dan menjadi sebuah hiburan berbentuk multimedia dengan tampilan semenarik mungkin agar pemain bisa mendapatkan suatu kepuasaan batin. Bermain merupakan salah satu sarana pembelajaran. Hiburan ini lebih sering dimainkan oleh anak-anak, akan tetapi pada zaman sekarang, banyak pula orang dewasa yang juga suka bermain dan mengikuti perkembangan yang bermunculan.
Baca Juga: Kenali Apa Itu Transformasi Digital dan Perkembangannya di Indonesia
Sejarah Game
Di bawah ini akan membahas asal-usul dan perkembangan permainan elektronik yang telah melibatkan jutaan orang di seluruh dunia. Simak penjelasannya!
1. Game Generasi Pertama (1952-1975)
Generasi pertama yaitu oleh Douglas tahun 1952 dimana Tic-Tac-Toe disebut dengan OXO. Namun, tidak lama setelah nya Douglas kembali mengembangkan Tic-Tac-Tao. Selain Douglas, ada pula William Higinbotham yang menciptakan tennis untuk berdua. Ini pernah dianggap sebagai pembuat video game pertama yang memakai tampilan grafis.
Berlanjut pada 1961, mahasiswa bernama Steve Russell membuat SpaceWar yang diklaim sebagai generasi pertama video permainan pada komputer. Inilah yang memulai pergerakan mahasiswa lain untuk menggunakan teknologi pada 1966. Pada tahun yang sama juga dirilis Chase oleh Ralph Baer.
Terjadi pembaruan yang dibuat oleh Bushnell dan Ted Dabney pada dunia permainan digital. Mereka membuat arcade dan SpaceWar yang disebut dengan Computer Space. Satu tahun berikutnya, keduanya kembali merilis permainan Magnavox Odyssey yang meledak di pasar dunia. Sesudah 1975, Nakamura Manufacturing disingkat Namco merilis video game arcade yakni Pong.
2. Game Generasi Kedua (1976-1983)
Dimulai dari diperkenalkannya komputer dengan mikroprosesor 4 bit atau 8 bit, developer sudah mulai masuk ke sistem kecerdasan yang semakin baik.
Pada 1976, dunia permainan mengalami gebrakan oleh Fairchild yakni dengan membuat Video Entertainment System atau VES. Tahun selanjutnya, perusahaan bernama Atari didirikan Bushnell serta Dabney yang meluncurkan konsol memakai catridge yakni VCS atau Video Computer System Atari 2600 yang disambut antusias.
Pada tahun 1980, muncul kembali dengan fitur 3D yang disebut dengan Battlezone. Seiring dengan perkembangan tersebut, kemudian Namco merilis Pac-Man. Ditambah dengan lahirnya konsol Nintendo mengeluarkan “Game and Watch” sebagai seri video “game handheld”.
3. Game Generasi Ketiga (1983-1986)
Walau dunia mainan digital pernah meredup, akan tetapi di akhir 1983, dunia kembali digemparkan dengan konsol Famicom/Nintendo yang memberikan gambar serta animasi memakai resolusi lumayan tinggi ketika itu karena memakai processor 8 bit.
Super Mario pernah dimainkan di seluruh dunia karena memiliki peminat yang cukup tinggi peminat sehingga menjadi trend. Karena peluang yang menguntungkan tersebut, SEGA kemudian merilis video permainan miliknya yakni Dragon’s Lair yang membuat persaingan konsol Nintendo serta SEGA terjadi di 1984.
4. Game Generasi Keempat (1988-1993)
Perkembangan pada generasi keempat semakin membaik. Perkembangan ini membaik pada unsur tampilan layar, suara yang dikeluarkan, serta grafik. Perkembangan ini terjadi karena pada generasi ini sudah menggunakan processor 16 bit. SEGA dan Nintendo menguasai permainan konsol pada jenis-jenis lainnya dengan perubahan yang semakin keren dan canggih.
Pada 1990, keduanya merilis konsol terbaru yakni Super Nintendo Entertainment System [NES] dari Nintendo dan Sega Megadrive dari SEGA. Tahun selanjutnya, SEGA kembali mencuri perhatian dengan merilis Sonic the Hedgehog yang juga berhasil mengalahkan Super Mario dari Nintendo.
Akan tetapi pada tahun 1992, Nintendo ikut mengeluarkan jenis terbaru yakni Donkey Kong Country yang disambut dengan Vectorman dari SEGA.
5. Game Generasi Kelima (1994-1999)
Pada generasi selanjutnya dimana mainan digital semakin canggih menggunakan processor 32 bit. Di generasi kelima ini, tepatnya pada tahun 1994, perusahaan Atari mengeluarkan konsol Jaguar.
Pada generasi ini, kehadiran konsol semakin meningkat. Hanya saja setelah kehadiran Call of Duty atau CD yang dirilis oleh Sony sempat mencuri perhatian dunia konsol. Sejak saat itu, beberapa periode selanjutnya sempat mengalami perlambatan dalam hal perburuhan dan minat untuk jenis lain nya selain permainan menggunakan konsol.
Ketika tahun 1996 barulah Nintendo merilis super Mario 64 dimana sempat menggemparkan dunia konsol. Setelah sekitar satu tahun kedepan nya, playstation mulai hadir kembali dimana sukses dan tetap digunakan sampai sekarang.
6. Game Generasi Keenam (2000 – sekarang)
Pada generasi selanjutnya, teknologi mulai maju, begitu pula dengan dunia Konsol 128 bit bernama SEGA Dreamcast. Kemudian pada 2000, Sony juga merilis Playstation video game 128 bit dengan DVD player.
Pada 2001, Microsoft dan Nintendo mengeluarkan konsol terbaru yakni Xbox dan GameCube yang memakai cakram optis DVD.
Selanjutnya pada tahun 2004, Sonny terus bersaing dengan Microsoft yang semakin berkembang. Sony mengeluarkan Playstation Portable atau terkenal dengan PSP. Tidak mau kalah, Microsoft pun mengembangkan game Xbox 369 nyala.
Sedangkan pada 2005, Microsoft mengembangkan Xbox 360. Kemudian pada tahun selanjutnya, Sony merilis Playstation 3 dan di generasi ini lebih didominasi dengan Xbox serta Sony.
Baca Juga: Peran Digitalisasi dan Contohnya Pada UMKM, Pendidikan dan Pariwisata
Jenis Jenis Game
Terdapat beberapa jenis game yang terdapat di dunia karena banyak nya peminat dari berbagai kalangan. Masing-masing dikelompokkan kembali pada jenis berbeda beda. Berikut ini merupakan jenis-jenisnya berdasarkan perangkat yang digunakan.
1. Game Arcade
Pertama-tama, terdapat mainan yang berasal dari Indonesia yaitu “ding-dong.” mainan ini gemar dimainkan pada zaman dimana bermain masih menggunakan koin. Jenis seperti ini termasuk permainan arcade. Ini dimainkan pada mesin box dan terdapat video games tertentu. Contoh, ding-dong seperti pistol, permainan kursi goyang dengan bentuk, sensor gerakan tindik dan stir mobil.

2. Game PC
Permainan yang menggunakan PC ini dimainkan dengan mengunduh terlebih dahulu pada komputer. Biasanya hanya komputer tertentu saja yang sanggup mengunduh permainan PC. Kapasitas PC haruslah cukup untuk dapat menjalankannnya. Permainan seperti ini diminati oleh banyak masyarakat dari seluruh kalangan, karena dapat dimainkan dimana saja dibandingkan dengan konsol.

3. Console Game
Jenis permainan yang menggunakan konsol merupakan salah satu permainan yang biasanya terdapat di berbagai rumah untuk yang sangat suka bermain. Console merupakan komponen utama untuk bermain. Pada console, kita dapat bermain berdua atau berpasangan. Biasanya jika ingin bermain bersama, kita perlu memiliki lebih dari konsol untuk dipakai bersamaan. Contoh jenis ini yaitu XBOX 360 Playstation 1 sampai jenis playstation 5, dan Nintendo Wii.

Adapun bentuk lain dari jenis ini yaitu “Handheld game” khusus video permainan yang dapat dibawa kemana-mana. Penggunaan nya juga lebih mudah jika dibandingkan dengan permainan komputer karena ukurannya lebih kecil. Contoh jenis game yaitu Nintendo DS dan Sony PSP.
4. Mobile Game
Salah satu jenis yang dimainkan dengan mobile phone. Jika permainan dengan console dan komputer sudah mudah dimainkan, maka terdapat permainan mobile yang dapat diunduh langsung di handphone pribadi kita. Penggunaan kapasitas sendiri pun berbeda-beda sesuai dengan besarnya penyimpanan permainan pada handphone. Maka dari itu, tidak semua jenis ini dapat diunduh di seluruh jenis handphone.

Baca Juga: Mengenal KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) di Indonesia
Genre Game
Terdapat beberapa genre game yang bisa ditemui. Berikut ini adalah penjelasannya.
1. Action Shooting Game
Pada genre action shooting atau tembak-menembak, terdapat konten dengan unsur kekerasan tingkat tinggi dan di setiap adegan permainan. Selain itu juga memiliki adegan aksi kekerasan fisik seperti aksi saling memukul, tembak-menembak, menyesuaikan dengan cerita dan tokoh pada game action tersebut.
Tidak jarang juga terdapat adegan darah dimana-mana. Ini biasanya terdapat batasan umur untuk melindungi anak di bawah umur tergantung dari unsur kekerasan pada mainan tersebut. Contoh game ini yaitu CS (Counter Strike), PB (Point Blank), dan Crysis.
2. Fighting Game
Pada jenis ini memang memerlukan kecepatan refleks dan koordinasi mata dan tangan, tetapi inti dari permainan ini adalah penguasaan pada jurus atau special action (hafal caranya dan lancar mengeksekusinya), pengenalan karakter dan timing sangatlah penting. Tetapi combo menjadi cara untuk mengalahkan lawan secepat mungkin.
Contoh permainan jenis ini yaitu Naruto pada Playstation, Dragon Ball pada console, Mortal Kombat, dan Tekken.
3. Adventure Game
Genre satu ini merupakan permainan yang melakukan penjelajahan seperti memanjat, menelusuri hutan, meloncati tebing yang terpisah jurang, berayun dari pohon ke pohon lainnya, bergulat melawan tanaman maupun hewan liar demi mencari clue atau petunjuk menuju rintangan berikutnya. Adapun yang bertualang diantara jalan jalan perkotaan sekedar mencari tongkat kayu ataupun sabuk untuk membuat alat untuk misi berikutnya, itulah beberapa dari banyak hal yang karakter pemain harus lakukan dan lalui dalam permainan jenis ini.
4. Strategy Game
Jenis ini dapat memberikan kendali penuh tidak hanya pada satu pemain tetapi untuk beberapa sekelompok pemain. Penentuan kelompok dibagi menurut standar kemampuan, pembangunan berbagai bangunan pada game tertentu dan alur tema cerita game. Contohnya yaitu Warcraft dan Red Alert.
5. Simulation Game
Pada jenis permainan dimana terdapat visual gambar kehidupan dunia nyata dan memperhatikan dengan detail berbagai faktor, disebut dengan Simulation Game.
Simulasi yang dilakukan meliputi mulai dari awal lahir hingga melakukan pekerjaan dan sekolah. Tidak hanya itu, membangun rumah tangga, mengurus anak, bersosialisasi, menjaga kesehatan dan sebagainya. Persis seperti kehidupan nyata pada umumnya dimana setiap individu bertanggung jawab terhadap keberlangsungan dirinya sendiri.
Ada juga seperti melakukan eksperimen percobaan antara gen A terhadap gen lainya hingga mendapatkan hasil kloning yang unik. Contohnya yaitu The Sims, Metropolis Mania, Zoo Tycoon.
6. Puzzle Game
Jenis ini disebut juga dengan teka teki. Fokusnya pada pemecahan permasalahan untuk menyelesaikan dan memenangkan permainan. Terdapat pula dalam bentuk menyusun balok dan menyamakan suatu bentuk.
Untuk jenis permainan bersifat edukatif seperti teka teki matematika, tebak gambar, dan tebak atau menyusun kata. Sering pula permainan jenis ini merupakan unsur dalam permainan genre petualangan. Contoh permainan ini yaitu Tetris dan Bubble Party.
7. Sport Game
Seperti simulasi kehidupan, jenis ini fokus pada simulasi kehidupan nyata. Hanya saja, fokus dari permainan ini pada olahraga. Grafik atau visual pada jenis permainan terarah pada kelincahan dan juga strategi dalam bermain. Terdapat unsur kompetitivness antara dua pemain atau dua kelompok. Jadi, permainan ini dapat dimainkan secara individu atau tim dengan tetap menyesuaikan olahraga apa yang dipilih. Contohnya seperti PES (Pro Evolution Soccer), Mario Kart, dan Tenis.
8. Role Playing Game RPG
Pada permainan RPG fokus utama yaitu bermain peran sebagai tokoh tertentu atau perwakilan sebagai pemain di dalam game tersebut. Yang menjadi tantangan pada permainan adalah tingkatan level yang menentukan kekuatan pada peran di dalamnya. Level tersebut yang menjadi parameter dari status kepintaran, penggunaan senjata, skill, atau misalnya jumlah teman pada perannya. Contoh permainan jenis ini yaitu final fantasy, Dungeon Hunter, dan Ragnarok
9. Education (edukasi)
Sebagai alat untuk mendorong atau mendukung pelajar mengikuti prosedur permainan dengan hati-hati, membangun keterampilan, adalah program perangkat lunak yang menghasilkan kemampuan dalam lingkungan permainan. Pembuatnya harus mempertimbangkan sejumlah faktor agar dapat mendidik secara efektif, memajukan pengetahuan, dan meningkatkan kemampuan pemain. Jumlah kesulitan dan setiap desain visual atau animasi juga harus diperhitungkan saat menentukan target segmentasi pemain.
Setelah mengetahui mengenai asal-muasal, Anda dapat mengetahui bagaimana sejarah mulai awal berkembang hingga menjadi game yang dapat dimainkan kapanpun. Berbagai macam genre dan jenus pun kini juga telah banyak tersedia baik secara online maupun offline.
KEK Singhasari membuka peluang investasi untuk memperluas potensi bisnis dan meraih kesuksesan di era digital.
